Pencarian Berita Terdahulu Mewujudkan Literasi Media Berkelanjutan: NARASI 2026 Hadirkan...
Read MoreProdi Humas dan Komunikasi Digital
Pencarian Berita Terdahulu Mewujudkan Literasi Media Berkelanjutan: NARASI 2026 Hadirkan...
Read MorePencarian Berita Terdahulu NARASI 2026 Hadirkan Yandy Laurens, Kupas Proses...
Read MorePencarian Berita Terdahulu NARASI 2026 Hadirkan Yandy Laurens, Kupas Proses...
Read MorePencarian Berita Terdahulu NARASI 2026 Hadirkan Yandy Laurens, Kupas Proses...
Read MorePencarian Berita Terdahulu NARASI 2026 Hadirkan Yandy Laurens, Kupas Proses...
Read More
Jakarta, 30 Oktober 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Humas dan Komunikasi Digital, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah menyelenggarakan seminar nasional NARASI (National Seminar on Communication and Public Relations) 2026 pada 30/10/2026 di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, UNJ. Mengangkat tema “Story in Motion: From Written Words to Visual World”, seminar ini menghadirkan Yandy Laurens, seorang sutradara ternama Indonesia sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan tersebut, Yandy berbagi pengalaman dan perjalanan kreatifnya dalam membangun cerita, mulai dari memproduksi film pendek semasa kuliah hingga menyutradarai berbagai film layar lebar yang dekat dengan kehidupan dan emosi penonton.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Beby Rasya dan Satrio Aldi Prabowo, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ. Acara kemudian diisi dengan sambutan Ketua Pelaksana, Abbygail Nazareth, Ketua BEMP Humas dan Komunikasi Digital, Srikandi Nabila Rahmani, serta Pembina OPMAWA Prodi Humas dan Komunikasi Digital, FIS-H, UNJ, Qoryna Noer Seyma El Farabi, M.Si. Rangkaian pembukaan ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Ibu Qoryna sebagai tanda dimulainya kegiatan NARASI 2026, kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama.
Memasuki acara inti, sesi dipandu oleh moderator Naila Adinniya Buhari yang mengarahkan diskusi bersama Yandy Laurens. Pada awal pemaparan, Yandy menceritakan perjalanan merantaunya dari Makassar ke Jakarta pada 2007. Menurutnya, lingkungan, pergaulan, dan dinamika sosial yang ia temui memiliki pengaruh besar dalam membentuk sudut pandangnya terhadap kehidupan. Berbagai pengalaman personal tersebut kemudian menjadi sumber inspirasi sekaligus landasan emosional dalam proses penciptaan karya filmnya.
Yandy juga menekankan pentingnya keberanian untuk mulai berkarya, khususnya bagi mahasiswa dan kreator pemula. Menurutnya, proses membuat film tidak harus menunggu fasilitas lengkap maupun pendidikan formal di bidang perfilman. Dengan memanfaatkan smartphone dan berkolaborasi bersama teman, mahasiswa sudah dapat mulai mengembangkan ide menjadi sebuah karya visual.
Dalam membangun sebuah cerita, Yandy turut menjelaskan konsep The Three Act Structure yang terdiri atas tiga bagian, yaitu Opening, Confrontation, dan Resolution. Ketiganya mencakup pengenalan karakter beserta keinginannya, perjalanan tokoh dalam menghadapi berbagai konflik dan tantangan, hingga proses perubahan karakter dalam menemukan penyelesaian. Melalui struktur tersebut, Yandy menjelaskan bahwa cerita tidak hanya berfokus pada keinginan tokoh, tetapi juga kebutuhan dan proses perkembangan dirinya.
Selain membahas teknik bercerita, Yandy membagikan perjalanan eksplorasi genre dalam karya-karyanya. Pada masa kuliah, ia memulai dengan genre komedi sebagai bentuk eksplorasi kreatif, salah satunya melalui film pendek tentang eksperimen vending machine yang mengangkat keresahan sosial dengan pendekatan humor. Seiring waktu, ia menemukan ketertarikan yang lebih kuat pada genre drama keluarga yang banyak terinspirasi dari pengalaman dan memori personal. Hal tersebut terlihat dalam sejumlah karyanya, seperti Papa Hao, Wan An, Keluarga Cemara, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, 1 Kakak 7 Ponakan, hingga SORE: Istri dari Masa Depan. Baginya, drama keluarga memiliki kekuatan untuk menggambarkan kejujuran emosional, termasuk ketakutan, kerapuhan, dan kasih sayang dalam hubungan antarmanusia.
Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah pemaparan materi. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh alumni UNJ yang kini menempuh studi di Pendidikan Profesi Psikologi Universitas Indonesia (UI). Ia menanyakan pola pengembangan karakter tokoh utama dalam karya-karya Yandy serta proses menentukan pemeran yang sesuai dengan karakter tersebut. Menanggapi pertanyaan tersebut, Yandy menjelaskan bahwa karakter tokoh utama dapat berkembang seiring berjalannya cerita. Ketika menghadapi konflik, seorang tokoh perlu mengalami perubahan dan mengembangkan dirinya sebelum akhirnya mampu menemukan jalan keluar. Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan kehidupan sehari-hari, bahwa penyelesaian masalah terkadang membutuhkan perubahan perspektif dan kemauan untuk mengembangkan diri.
Melalui seminar NARASI 2026 bertema “Story in Motion: From Written Words to Visual World” bersama Yandy Laurens, peserta diajak memahami bahwa sebuah cerita dapat berangkat dari pengalaman hidup, kepekaan terhadap perasaan, serta keberanian untuk bereksplorasi. Proses kreatif membutuhkan kemauan untuk terus belajar, mencoba, menghadapi kesalahan, dan memperbaiki diri. Pada akhirnya, sebuah karya tidak hanya berbicara tentang cerita yang disampaikan, tetapi juga makna dan pesan yang ingin disampaikan kepada penontonnya.
Penyelenggaraan NARASI 2026 sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui perluasan wawasan, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kreativitas mahasiswa di bidang komunikasi dan perfilman. Kegiatan ini juga mendukung SDGs poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan mendorong mahasiswa untuk berinovasi, mengeksplorasi ide kreatif, serta mengembangkan keterampilan dalam menghasilkan karya visual yang relevan dengan perkembangan industri kreatif.
Penulis: HPD NARASI 2026
Editor: AG & NE
Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta Gd. K. Kampus UNJ, Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur
Telp. (021)4890108, 4753655, Fax (021)4753655
Email : HumasKomunikasiDigital@unj.ac.id
Hak Cipta © 2026. Prodi Humas dan Komunikasi Digital – Universitas Negeri Jakarta