Pencarian

Berita Terdahulu

Statistik Pengunjung

  • 0
  • 160
  • 149
  • 146,712
  • 90,538

Dukung Inovasi Pembelajaran, Dosen Serta Mahasiswa Humas dan Komunikasi Digital UNJ Hadirkan Board Game “Crisis Signals” dalam SPARC 2026

Jakarta, 5 November 2026 — Dosen dan mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), turut menampilkan hasil penelitian berupa produk inovasi board game bertajuk Crisis Signals dalam kegiatan SPARC 2026 (Strategic, Platform for Action, Research, and Collaboration). Kegiatan ini diselenggarakan pada 3–4 November 2026 di Plaza Kampus A, Gedung Dewi Sartika (GDS), UNJ.

Produk Crisis Signals dikembangkan oleh Abdul Kholik, M.I.Kom., MCE., bersama tim mahasiswa angkatan 2024 yang terdiri atas Raihan Rahmandika, Aliyyah Naurah Azka, Diaz Wafi Raditya, Hilwi Hanin, dan Muhammad Zidane Maulana. Kehadiran produk ini menjadi bentuk pengembangan hasil penelitian ke dalam media pembelajaran interaktif yang menggabungkan unsur edukasi dan permainan.

SPARC 2026 merupakan platform kolaboratif yang dihadirkan oleh UNJ untuk mempertemukan inovator, akademisi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), investor, serta masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mendorong hilirisasi hasil riset dan mempercepat pemanfaatan teknologi terapan agar dapat memberikan dampak yang lebih luas. Melalui kegiatan tersebut, berbagai hasil penelitian dan inovasi dari lingkungan akademik memiliki kesempatan untuk diperkenalkan kepada masyarakat.

Crisis Signals, Board Game Edukatif tentang Penanganan Krisis

Crisis Signals merupakan board game yang mengangkat situasi penanganan krisis dalam praktik kehumasan. Dalam permainan ini, setiap pemain berperan sebagai praktisi humas yang dihadapkan pada suatu situasi krisis tanpa mengetahui seluruh detail permasalahan sejak awal. Untuk menyelesaikan tantangan, pemain harus mengumpulkan dan menganalisis informasi melalui sejumlah petunjuk (clue) yang tersedia.

Melalui petunjuk tersebut, pemain dituntut untuk mengidentifikasi permasalahan, memahami situasi yang terjadi, serta menentukan langkah penanganan yang tepat. Pemain yang mampu mengungkap informasi dan menyelesaikan tantangan krisis sesuai mekanisme permainan berkesempatan memenangkan permainan.

Konsep permainan ini memiliki keterkaitan erat dengan mata kuliah Manajemen Krisis. Dalam praktik kehumasan, seorang praktisi tidak dapat langsung mengambil keputusan tanpa memahami situasi dan informasi yang melatarbelakangi krisis. Oleh karena itu, mekanisme permainan Crisis Signals dirancang untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya proses identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis situasi, dan pengambilan keputusan dalam menghadapi krisis.

Selain itu, Crisis Signals juga berkaitan dengan mata kuliah Komunikasi Visual melalui penggunaan elemen visual sebagai bagian dari penyampaian informasi dan petunjuk permainan. Desain visual pada board game membantu pemain mengenali informasi, memahami konteks, serta mengikuti alur permainan. Dengan demikian, produk ini tidak hanya menghadirkan pengalaman bermain, tetapi juga mengintegrasikan pemahaman mengenai strategi komunikasi dan penyajian pesan secara visual.

Antusiasme Pengunjung Dorong Pengembangan Produk Inovasi

Selama pelaksanaan SPARC 2026, Crisis Signals mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari para pengunjung. Ketertarikan pengunjung untuk mengenal dan mencoba permainan menjadi respons positif terhadap inovasi yang ditampilkan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ.

Respons tersebut menjadi salah satu dorongan bagi tim pengembang untuk terus menyempurnakan dan mengembangkan Crisis Signals. Dukungan terhadap inovasi ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk agar semakin optimal sebagai media pembelajaran interaktif, khususnya dalam bidang kehumasan dan manajemen krisis.

Partisipasi dalam SPARC 2026 juga menjadi kesempatan bagi tim pengembang untuk memperkenalkan hasil penelitian kepada masyarakat sekaligus melihat potensi penerapan produk di luar lingkungan perkuliahan. Hal ini menunjukkan bahwa hasil penelitian akademik dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai guna dan relevansi dengan kebutuhan pembelajaran maupun praktik profesional.

Mendukung Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Institusi

Keterlibatan dosen dan mahasiswa Prodi Humas dan Komunikasi Digital dalam SPARC 2026 sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui pengembangan media pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta penerapan pengetahuan secara interaktif. Selain itu, inovasi Crisis Signals turut mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan memperkenalkan pemahaman mengenai identifikasi krisis, pengelolaan informasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Melalui inovasi ini, Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ terus mendorong kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya penelitian yang aplikatif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis: RR

Editor: NE

Upcoming Event

Kontak

Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta Gd. K. Kampus UNJ, Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur

Telp. (021)4890108, 4753655, Fax (021)4753655

Email : HumasKomunikasiDigital@unj.ac.id

Hak Cipta © 2026. Prodi Humas dan Komunikasi Digital – Universitas Negeri Jakarta